Ragam Teks dan karakteristiknya : teks hasil observasi, teks prosedur kompleks, teks eksposisi (pengertian dan contoh) - Denfol
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ragam Teks dan karakteristiknya : teks hasil observasi, teks prosedur kompleks, teks eksposisi (pengertian dan contoh)

Ragam teks dan karakteristiknya

A. Ragam Teks dan Karakteristiknya

Setiap jenis teks disusun dengan mengembankan fungsi dan tujuan masing-masing. Karakteristik karya turut menentukan jenis teks dan pola pengembangan yang dilakukan. 

Karya ilmiah seperti buku, jurnal, dan esai, sesuai dengan isinya hendaknya ditulis dengan ragam bahasa baku dengan deskripsi yang detail sesuai dengan data yang ada. Tentu akan menjadi tidak sesuai jika karya ilmiah disusun dengan bahasa yang mendayu-dayu dan kaya akan gaya bahasa.

BACA JUGA : PENGERTIAN ANEKDOT SERTA CONTOH SOAL

Di sisi lain, Karya sastra menjadi tidak tepat jika disusun dengan menggunakan ragam bahasa baku yang bersifat informatif tanpa sentuhan gaya bahasa. Deskripsi tersebut menggambarkan bahwa bahasa dalam teks digunakan dengan tujuan dan fungsi yang berbeda-beda.

Berikut ini Klasifikasi Jenis Teks berdasarkan fungsinya dalam menyampaikan maksud teks.

1. Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Teks hasil observasi

Sebelum mengetahui pengertian teks hasil observasi, sebaiknya Anda mengetahuib Pengertian observasi terlebih dahulu. 

Observasi adalah penelitian yang mendalam terhadap sebuah objek. Teks Hasil observasi merupakan sebuah tulisan yang dibuat berdasarkan Investigasi atau Observasi secara mendalam agar dapat mengetahui informasi atau data-data yang sesuai dengan apa yang diteliti.

Teks hasil observasi bertujuan untuk menyampaikan informasi tentang sesuatu, baik itu tentang alam, hewan, maupun tumbuhan dengan apa adanya.

Teks hasil observasi disusun untuk melaporkan kegiatan pengamatan, kegiatan percobaan, dan kegiatan perjalanan. Karangan tersebut dibuat dalam bentuk laporan sebagai pertanggungjawaban atas kegiatan yang telah dilakukan.

BACA JUGA : MATERI LENGKAP TEKS NEGOSIASI : HAKIKAT,STRUKTUR,DLL

Teks hasil observasi ada berbagai macam, salah satunya adalah laporan. Laporan adalah jenis teks tertulis yang dibuat berdasarkan data-data yang diperoleh dari sebuah kegiatan yang telah dilakukan. 

Kegiatan tersebut dapat berupa pengamatan, penelitian, kunjungan, dan perjalanan. Ciri-ciri teks hasil observasi sebagai berikut.

  • Mengungkapkan fakta-fakta dari objek/benda yang diamati.
  • Kondisi objek, letak suatu objek, bagian-bagian objek, dan informasi penting lain mengenai Objek dilaporkan secara terperinci.
  • Menggunakan Bahasa yang baku.

Laporan hasil observasi disusun dengan mengikuti teknik penyajian yang runtut dan sistematis.

Berikut adalah skema penyusunan laporan hasil observasi yang lazim digunakan

  • Judul 

Judul laporan observasi dibuat sepadat mungkin representatif dengan keseluruhan isi laporan yang ada. Adapun mengenal bahasa yang digunakan sangat dianjurkan untuk dibuat dengan kalimat yang Singkat, jelas, tidak ambigu, dan mudah dipahami.

  • Definisi Umum

Bagian pembuka dari laporan hasil observasi berisi definisi dan klasifikasi umum dari objek pengamatan yang teramati. Pada bagian ini dijelaskan fakta-fakta atau gejala umum yang meliputi suatu objek pengamatan. 

Tujuannya adalah memberikan pengenalan atau gambaran umum pada pembaca sebelum mengerucut pada gejala spesifik yang akan dijelaskan selanjutnya.

  • Deskripsi Bagian

Deskripsi yaitu menginformasikan ciri-ciri umum yang dimiliki oleh Objek observasi, data-data yang diperoleh, dan fakta-fakta yang didapat dari hasil observasi. 

Pada bagian ini akan dideskripsikan gejala atau fenomena yang didiskusikan dari Bagian ke bagian lainnya.

Kebiasaan atau tingkah laku untuk benda hidup, ataupun kegunaannya untuk benda secara detail, Deskripsi bagian merupakan pengerucutan dari definisi umum yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara lebih detail tentang objek yang diamati

  • Deskripsi Kegunaan

Deskripsi kegunaan merupakan sintesis dari keseluruhan observasi yang dilakukan. Pada bagian ini diutarakan mengapa suatu gejala layak untuk mendapatkan perhatian dan tanggapan positif. 

Deskripsi kegunaan dapat juga berisi kalimat simpulan yang memotivasi pembaca untuk lebih memerhatikan gejala yang diamati dan memberikan perlakuan yang baik demi manfaat bersama.

Contoh teks laporan observasi berikut ini!

Klasifikasi Bunga Mawar

Bunga Mawar 🥀merupakan jenis tanaman hias yang paling banyak peminatnya. Bunga mawar sangat terkenal karena aroma dan keindahannya yang khas sehingga sering disebut sebagai Queen of Flower, Di samping itu, bunga mawar juga bermanfaat dalam bidang kesehatan karena memiliki banyak khasiat. 

Minyak bunga mawar yang dihasilkan dari proses ekstraksi sudah sejak lama digunakan sebagai bahan baku untuk produk pewangi, sabun, pelembab kulit, dan obat-obatan.

Pada klasifikasi bunga mawar, diketahui bahwa bunga mawar terdiri atas berbagai jenis yang dibedakan berdasarkan habitat tumbuhnya. Di antaranya, jenis hybrid tea, floribunda, polyantha, grandifiora, dan climbing rose. Jenis bunga mawar hybrid tea, memiliki bunga tunggal, berukuran lebih besar, susunan bunga kompak, tangkai bunga panjang, dan sering digunakan sebagai bunga potong. 

Mawar floribunda, memiliki tangkai yang agak panjang, yang bunganya bersatu dalam suatu rangkaian yang besar. Bunga mawar polyantha, memliki satu rangkaian bunga berukuran kecil. Selanjutnya, jenis mawar grandifiora adalah gabungan antara sifat-sifat hybrid tea dan floribunda sehingga sering digunakan sebagai bunga potong atau tanaman taman. Sementara itu, jenis climbing rose adalah bunga mawar rambat dengan beragam bunga tunggal dan rangkap.

BACA JUGA : 14 CARA MUDAH MENINGKATKAN KECERDASAN OTAK SEHARI-HARI

2. Pengertian Teks Prosedur Kompleks

Teks prosedur kompleks adalah wacana yang menjelaskan mengenai langkah-langkah atau proses membuat sesuatu. 

Tujuan penulisan teks prosedur kompleks, yaitu memberikan petunjuk tentang cara melakukan sesuatu melalui tindakan-tindakan atau langkah-langkah yang urut. 

Oleh karena itu, bahasa dalam teks prosedur kompleks harus efektif, maksudnya dibuat dalam bentuk singkat dan dapat dipahami oleh pembacanya.

Dijelaskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia bahwa prosedur adalah tahap kegiatan untuk menyelesaikan suatu aktivitas atau metode langkah demi langkah secara pasti dalam memecahkan suatu. 

Adapun yang dimaksud dengan teks prosedur kompleks adalah salah satu jenis teks yang menunjukkan sebuah proses dalam membuat sesuatu yang berfungsi untuk menggambarkan bagaimana sesuatu dikerjakan melalui langkah-langkah yang teratur.

Tujuan utama teks prosedur kompleks adalah memberikan petunjuk tentang cara melakukan sesuatu melalui tindakan-tindakan atau langkah-langkah yang urut.

Bahasa petunjuk hendaknya dibuat dalam bahasa yang efektif. Bahasa efektif maksudnya dibuat dalam bentuk singkat dan dapat dipahami oleh pembacanya. 

Pada umumnya, bahasa membaca yang digunakan bersifat memaparkan dalam bentuk langkah-langkah sehingga  orang yang Membaca seolah-olah diberikan arahan atau bimbingan dalam melakukan  Sesuatu, Berikut contoh teks prosedur kompleks. 

Perawatan bunga mawar

Bunga mawar adalah salah satu bunga yang banyak digemari oleh wanita. Bunga yang satu ini merupakan sebuah simbol rasa cinta dan rasa sayang. Warna bunganya yang cerah dan bermacam-macam bisa membuat semua orang langsung menyukai bunga yang satu ini.

Tidak mengherankan jika bunga mawar ini sering disebut sebagai Queen of flower bunga mawar di pekarangan rumah kita terus berbunga indah, di bawah ini adalah Sejumlah cara merawat bunga mawar yang dapat kita lakukan.

Kita harus memilih bunga mawar ke dalam pot. Hal ini sangat disarankan untuk kita yang baru pertama kali memelihara bunga indah ini. Sebaiknya, kita menggunakan pot ukuran yang besar untuk membuat pertumbuhannya bagus. 

Apabila tetap Memakai pot kecil maka frekuensi penyiraman serta pemberian pupuk harus kita lakukan  Lebih sering daripada bunga mawar yang ditanam langsung pada tanah.

Mengenai cara penanaman, kita harus memilih tanah yang tidak mudah tergenang air dan tanahnya pun bukan tanah liat. Kita juga harus memastikan bahwa tempat itu memiliki intensitas cahaya matahari yang banyak dan tidak memiliki embusan angin yang sedikit.

Setelah itu, yang harus kita perhatikan adalah penyiraman tanaman. Saat satu sampai dua bulan pertama, bunga mawar ini harus kita siram setiap hari. Pada saat menyiram di pagi hari, kita harus menyiram di bagian tanahnya saja dan pastikan airnya dapat meresap hingga bagian bawah. 

Untuk penyiraman di sore hari, kita lakukan saat matahari sudah tenggelam dan yang disiram adalah khusus bagian daun. Setelah dua bulan pertama, perlakuan ini dapat kita lakukan dua hari sekali.

Cara merawat bunga mawar yang berikutnya adalah pemangkasan. Setelah tanamannya berbunga, kita harus segera melakukan pemangkasan pada seluruh dahan yang sudah kering, termasuk juga seluruh tangkai tanaman yang telah layu dan seluruh cabang yang mengarah pada bagian dalam tanaman. 

Hal ini dimaksudkan agar bunga mawar memperoleh asupan oksigen serta beberapa zat penting lainnya untuk pertumbuhan.

Jika hal ini tidak kita lakukan, kuantitas bunganya akan lebih sedikit serta tangkai bunganya akan jauh lebih pendek.

Langkah selanjutnya, berkaitan dengan hal pemupukan. Hal ini harus dilakukan teratur ketika musim semi, lalu diteruskan saat masa berbunga satu kali sebulan. Kita dapat memakai pupuk organik ataupun pupuk khusus bagi tanaman hias ini. 

Ketika melakukan pemupukan ini, kita harus menggemburkan tanah di daerah batangnya, lalu bersihkan tanah di sekelilingnya dari beberapa tanaman pengganggu.

BACA JUGA : CARA MUDAH MEMBUAT POT BUNGA DARI BAMBU

Cara merawat bunga mawar yang terakhir adalah kita harus memperhatikan adanya penyakit serta hama yang bisa merusak tanaman. Pemberantasan penyakit serta hama dapat memakai Bordeaux mixture ataupun biulie  Bordelaise. Dua jenis obat ini bisa memberantas hama serta penyakit.

3. Pengertian Teks Eksposisi

Eksposisi adalah karangan yang berisi uraian atau penjelasan tentang suatu topik atau pokok bahasan dengan tujuan memperluas pengetahuan pembaca. 

Karangan eksposisi diuraikan dengan menyampaikan fakta-fakta secara terperinci, logis, dan saling bertautan dengan maksud untuk menjelaskan suatu ide, masalah, proses, atau hubungan sebab akibat terkait dengan suatu permasalahan untuk diketahui oleh orang lain.

Karangan eksposisi bersifat impian atau nonfiksi. Gaya bahasa yang digunakan dalam karangan eksposisi berupa gaya bahasa informatif, yaitu bahasa pemberitaan atau bahasa tanpa Pengaruh subjektivitas dan perasaan emosional penulisnya. 

Pengarang berusaha menguraikan sejelas-jelasnya pokok permasalahan (topik) yang sedang dibahas, sehingga pembaca dapat memahami maksud yang ingin disampaikan pengarang. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapainya, sebuah karangan eksposisi berisi informasi-informasi yang bersifat memperluas wawasan pembaca.

Pada umumnya, bentuk karangan eksposisi dapat ditemui pada tulisan-tulisan ilmiah seperti editorial, esai, atau petunjuk penggunaan suatu produk. Sebuah karangan eksposisi disusun dengan sistematika berikut !

  • Tesis (Pembukaan)

Tesis berisi identifikasi proses, hal, atau fenomena yang diangkat sebagai topik utama dalam karangan tersebut Pada umumnya, tesis diawali dengan penyajian identifikasi jawaban dari pertanyaan umum.

  • Argumentasi (lsi)

Argumentasi berisi serangkaian gagasan pengarang yang dilengkapi dengan fakta dan data yang akurat. Pada bagian inilah disajikan berbagai macam data yang diwujudkan.

BACA JUGA : PENGERTIAN|CIRI CIRI|NILAI NILAI TOLERANSI

dalam angka, peta, gambar, grafik, statistik, serta hubungan sebab-akibat yang mendukung argumen penulis.

  • Penegasan Ulang (Penutup)

Pada bagian ini pengarang menyampaikan sintesis atau simpulan yang diambil berdasarkan argumen dan data yang telah disajikan. Sebuah kesimpulan yang baik dalam karangan eksposisi merupakan bentuk penegasan sudut pandang pengarang terkait dengan permasalahan atau topik yang dibahas.

B. Mengidentifikasi Jenis Teks Berdasarkan isinya

Seperti yang telah kita ketahui bahwa setiap jenis teks memiliki karakteristik dan topik pembahasan yang berbeda-beda. Hal ini berarti selalu ada tolak ukur yang dapat di jadikan pedoman dalam membedakan berbagai jenis teks yang ada. 

Dengan berbekal segala pemahaman yang telah kita peroleh dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, mari kita analisis Kedua teks berikut ini :

  • Teks 1

Cara Praktis Mata Bebas Kantung

"Mata Panda", mata berkantung, puffy eyes. Demikian beberapa sebutan untuk mengammbarkan lingkaran mata yang muncul di bawah mata. Lingkaran hitam dibawah mata itu sekaligus menjadi "jendela" kondisi kebugaran seseorang yang kurang tidur, Kelelahan, atau dalam kondisi sakit. 

Satu hal yang pasti, kehadiran lingkaran hitam yang menggelayut dibawa mata itu tak sedap dipandang dan mengganggu penampilan.

Itu sebabnya, berbagai inovasi kecantikan terus bermunculan untuk mengatasi masalah Kantung mata dan lingkaran. hitam ini.

Mulai dari yang membutuhkan tindakan operasi hingga sekadar mengaplikasikan losion setiap hari dengan formula khusus.

Tuntaskah persoalannya?

Belum tentu.

Ada Banyak faktor penyebab munculnya kantung mata atau lingkaran hitam di bawah mata. Pada beberapa orang, hal ini merupakan salah satu faktor genetik. Di sisi lain, mata panda bisa muncul karena dipicu reaksi alergi, influenza, penyakit sinus, atau bisa juga hanya sekadar karena menangis kala menonton film yang mengharu biru Kulit di area mata memiliki lapisan yang amat tipis dibandingkan area lain pada wajan dan strukturnya yang lebih kompleks. Itu sebabnya kulit di area mata lebih mudah membengkak.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi si "mata panda". Anda bisa mengompres area mata dengan kantung teh yang diseduh atau mentimun yang telan didinginkan dalam kulkas. Kompreslah mata minimal selama 15 menit atau hingga dinginnya hilang. Rasa dinginnya menyegarkan, mengurangi kebengkakan, dan membantu mengurangi flek hitam pada mata.

BACA JUGA : APAKAH MATA MINUS DAPAT DISEMBUHKAN KEMBALI

DI samping itu, agar kantung mata tak bertambah parah, pastikan Anda mengonsumsi air minum yang cukup, selalu membersihkan kosmetik sebelum beranjak tidur, tidak merokok, dan menggunakan tabir surya sebelum bepergian. Patut diketahui, rokok dan paparan sinar matahari dapat mengganggu kondisi kolagen sehingga menyebabkan kulit mengerut dan kendur sebelum waktunya.

Sumber: Kompas Klasika, 09 Maret 2013

  • Teks 2

Wayang Suket Purbalingga Melanglang ke Amerika

Di depan sebuah rumah sederhana yang hanya terbuat dari dinding kayu, seorang lelaki muda larut dalam pekerjaannya. Tangannya memegang rumput berwarna kuning kecoklatan.

Satu per satu batang rumput itu kemudian dianyam untuk dibentuk menjadi seorang tokoh dalam seni pewayangan. Itulah wayang suket. Suket adalah nama Jawa dari rumput, karena bahan-bahan wayang tersebut dari rumput liar jenis kasuran.

Badriyanto, 30, warga Desa Wiahar, Kecamatan Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah. Ia menjadi satu-satunya cucu pewaris Kasan Wikrama Tunut atau yang lebih dikenal sebagai Mbah Gepuk. Di masa hidupnya, Mbah Gepuk menjadi seorang maestro pembuat wayang suket Kesehariannya, dia menjadi perajin wayang suket dan menjual hasil kerajinannya tersebut di tepi jalan Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang. 

Mbah Gepuk sempat menggelar pameran di Bentara Budaya Yogyakarta dan Jakarta.

Dari pameran itu, kalangan pegiat seni dan budaya jadi mengetahui kalau di sebuah desa terpencil di Purbalingga ada seorang maestro pembuat wayang berbahan Daku rumput,

Namun, sepeninggal Mbah Gepuk tahun 1997 lalu, wayang suket mengalami masa kelam. SeorangSeorang Cucunya, Badriyanto, mulai membuat wayang suket tahun 2000 lalu.

la meneruskan apa yang dilakukan oleh kakeknya sampai sekarang, la hanya membuat wayang Suket kalau ada pesanan.

Sekali waktu ada pesanan dari Jerman dengan harga Rp1,5 juta. Kini, pesanan juga sering datang, meski tidak banyak, hanya kira-kira 10 tokoh wayang saja setiap bulan dengan harga Rp.250 ribu hingga Rp.450 ribu per buah. Tahun lalu, wayang hasil buatannya juga sempat dipamerkan pada National Day of Puppetry di Califomia, Amerika Serikat.

BACA JUGA : TEORI MENARIK TENTANG SATU HOBI SATU FREKUENSI

Memang, hanya wayang suket saja yang berangkat ke Paman Sam, tetapi bagi Badriyanto tidak masalah. Sebab, dengan adanya wayang suket di pameran tersebut semakin memberikan semangat bagi dirinya untuk terus menekuni pembuatan wayang suket yang semakin langka.

Sumber: diambil dari jaring-ide.com dengan perubahan seperlunya

Post a Comment for "Ragam Teks dan karakteristiknya : teks hasil observasi, teks prosedur kompleks, teks eksposisi (pengertian dan contoh)"