Materi Akidah Akhlak Tentang Inovatif, pengertian,nilai positif,dan hikmah inovatif - Denfol
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Akidah Akhlak Tentang Inovatif, pengertian,nilai positif,dan hikmah inovatif

 1). Pengertian Inovatif

Kata Inovatif berasal dari bahasa Inggris innovate yang artinya memperkenalkan sesuatu yang baru. Sedangkan inovatif berarti bersifat Memperbarui, dengan demikian kata inovatif berarti bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru.

BACA JUGA : PENGERTIAN|CIRI CIRI|NILAI NILAI TOLERANSI

Pengertian baru di sini adalah sesuatu yang belum dapat diterima secara luas oleh seluruh warga masyarakat menyangkut sikap (attitude) dan belum diterima dan diterapkan oleh seluruh warga masyarakat setempat.

Inovasi merupakan suatu kegiatan penelitian, pengembangan, dan atau perekayasaan yang dilakukan dengan tujuan untuk  mengembangkan penerapan praktis nilai dan konteks ilmu pengetahuan yang baru atau cara baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Inovatif dapat berarti juga temuan baru yang menyebabkan berdaya gunanya produk atau jasa ke arah yang lebih produktif dan mempunyai nilai manfaat bagi masyarakat.

Misalnya dalam dunia perbankan aplikasi Bank Syariah di Indonesia baru dikembangkan pada dekade awal tahun 1990-an sebagai inovasi dari penerapan bank konvensional.

Bank Syariah lebih mengembangkan ajaran muamalah dalam tradisi syariah Islam yakni adanya akad bagi hasil dalam pengelolaan hasil pada satu sisi dan sama-sama menanggung risiko kerugian pada sisi yang lain. 

Sedangkan Bank Konvensional lebih berorientasi profit sehingga rentan dengan masalah suku bunga atau Riba.

Manusia adalah makhluk pilihan Tuhan yang memiliki potensi dan kemampuan yang begitu besar, nalar yang dimiliki manusia adalah salah satu keistimewaan yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya karena dengan kekuatan nalarnya itu ia bisa menemukan dan menciptakan hal-hal baru serta memperbaiki taraf hidupnya.

BACA JUGA : MATERI AKIDAH AKHLAK TENTANG OPTIMIS

Sejatinya, jika manusia memanfaatkan akal dan pengalamannya secara maksimal dan pantang menyerah, niscaya ia mampu meraih kemajuan yang menakjubkan.

2). Nilai Positif Inovatif

a). Berpikir Ilmiah, Obyektif, Cerdas dan Kritis

Kegiatan berpikir yang teratur dan sistematis menghasilkan pengetahuan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan. Berbagai macam problem, mendorong kita untuk berpikir lebih mendalam dan sistematis dengan menggunakan metode ilmiah tertentu untuk memecahkannya.

Seseorang yang memiliki sikap inovatif akan selalu mengerahkan kemampuannya untuk menciptakan hal-hal baru yang lebih baik dan berguna dari penemuan yang telah ada atau sebelumnya

b). Melakukan Perbaikan

Untuk Mencapai Kemajuan harus diusahakan dengan ikhtiar yang maksimal.

Perubahan kondisi manusia merupakan sunatullah yang letak keberhasilannya tergantung pada usaha manusia, Allah SWT memberikan respons tentang perubahan ini yang dimulai dari perubahan diri manusia itu sendiri, baik kondisi manusia secara individual, maupun di masyarakat.

Perubahan kondisi baik dan buruk ini terkait dengan ketaatan dan kemaksiatan yang dilakukan oleh manusia kepada Allah SWT, di sini manusia akan bersikap inovatif dalam melakukan perbaikan-perbaikan.

c). Penerapan Prinsip Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Dalam menerapkan prinsip amar ma’ruf dan nahi munkar, Pelaku sikap inovatif mengharuskan diri untuk bersikap lembut, santun, lapang dada, sabar, menyayangi, bersahabat, bersungguh-sungguh dan rela berkorban.

BACA JUGA : MATERI AKIDAH AKHLAK TENTANG KREATIF

Penerapan prinsip amar ma’ruf dan nahi munkar akan tetap mempertimbangkan nilai-nilai dan budaya masyarakat yang tidak bertentangan dengan nilai-nilai ajaran agama.

d). Berorientasi Kemanfaatan dan Kemaslahatan

Segala ciptaan Allah SWT mengandung maksud dan tujuan.

Perintah memakmur-kan alam berarti perintah untuk menjadikan alam semesta sebagai media mewujudkan kemaslahatan hidup manusia di muka bumi.

BACA JUGA : MENELADANI SIFAT IBNU RUSYD DAN MUHAMMAD IQBAL

Sikap pelaku inovatif dengan potensi akalnya akan menjadikan realitas kealaman sebagai kemaslahatan bagi manusia

3). Hikmah Perilaku Inovatif

Membiasakan berperilaku inovatif melahirkan hikmah dalam kehidupan sehari-hari di antaranya :

  • Dapat menggunakan kemampuan dan keahlian untuk mengembangkan karya tertentu.
  • Dapat melakukan kebaikan dan menghindari keburukan.

Post a Comment for "Materi Akidah Akhlak Tentang Inovatif, pengertian,nilai positif,dan hikmah inovatif"