Materi Lengkap tentang Musawah - Denfol
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Materi Lengkap tentang Musawah

Materi Lengkap tentang Musawah

Musawah menurut bahasa memiliki arti sama tidak kurang serta tidak pula lebih. Sedangkan menurut istilah musawah merupakan perasaan sama terhadap seluruh manusia dalam hak dan kewajiban tampa ada perbedaan yang berdasar kepada bangsa, kelompok, ras, aliran, keturunan, atau hal lainnya.

BACA JUGA : MATERI FIKIH LENGKAP TENTANG KHALIFAH

Persamaan derajat pada manusia merupakan puncak terdalam perkembangan peradaban manusia.

Ia lahir melalui perjuangan panjang dari orang-orang yang menginginkannya.

Prinsip persamaan hak ini muncul karena adanya kezaliman, penindasan, dan kesewenangan-wenangan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

Peristiwa pembunuhan Kabil dan Habil sebagai manusia awal yang hadir di muka bumi ini merupakan bagian dari rentetan sejarah yang membangkitkan prinsip persamaan derajat.

Peristiwa tersebut dan fenomena lainnya seperti penindasan dari golongan yang kuat kepada yang lemah, pemerintah pada rakyatnya dan orang kaya pada orang miskin merupakan realitas yang menjadi perhatian umat manusia.

Sejak dulu Aristoteles sudah menyatakan bahwa pembagian masyarakat kepada dua bagian, kelas bawah dan kelas atas ialah pembagian kelas yang alami yang muncul dari keinginan manusia itu sendiri sekaligus di lain pihak menimbulkan kecaman yang menuntut persamaan hak.

Padahal prinsip Perbudakan di masyarakat merupakan sesuatu yang lumrah yang tidak dapat dielakkan lagi.

BACA JUGA : PENGERTIAN DAN MAKNA JIHAD

Tuntunan persamaan derajat ini mengalami momentumnya ketika terjadi Revolusi Perancis pada tahun 1789 yang merupakan puncak perubahan sejarah Eropa sekaligus pengukuhan terhadap prinsip-prinsip kebebasan, persaudaraan, dan persamaan derajat.

Islam memandang bahwa Prinsip Musawah sebagai salah satu prinsip ajaran agama yang luhur yang berangkat dari eksistensi manusia yang berasal dari nabi Adam AS.

Hal inilah yang mematahkan prinsip kelas-kelas yang terjadi di dalam masyarakat, dan hal ini jugalah yang menempatkan musawah sebagai nilai keagamaan sekaligus sebagai nilai peradaban kemanusiaan.

Perpaduan antara nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan yang tertuang pada persamaan derajat dan Musawah terdapat dalam Al-Quran yaitu Surah Al-Rum (30):30.

Islam menjamin Musawah atau persamaan derajat dengan memandang bahwa kebutuhan manusia di muka bumi ini semuanya tanpa melihat perbedaan yang ada.

Dengan demikian prinsip Musawah atau persamaan derajat dalam Islam diikat dengan persaudaraan kemanusiaan atau ukhuwah insaniyah di mana mereka berasal dari ayah dan ibu yang sama yaitu Adam dan Hawa.

Prinsip Musawah ini juga di sampaikan Rasulullah SAW saat Haji Wada'.

BACA JUGA : PENGERTIAN AKIDAH-DALIL

Rasulullah SAW berkata, 

Wahai segenap manusia ingatlah bahwa tuhan kalian sama, ayah kalian sama. Kalian adalah keturunan Adam dan Adam berasal dari tanah. Tidak ada perbedaan bagi orang Arab atau Non Arab, orang yang berkulit merah dengan orang yang berkulit hitam atau sebaliknya kecuali takwa. Sesungguhnya orang yang paling mulia dari kalian adalah orang yang paling bertakwa”.

Puncak pengukuhan musawah sebagai prinsip yang luhur di dalam Islam di sampaikan Rasulullah kembali saat Usamah Bin Said ingin membantu meloloskan jeratan hukum bagi seorang wanita Quraisy yang berasal dari suku terhormat, saat itu Rasulullah SAW bersabda:

Apakah engkau wahai Usamah akan membantu meloloskan seseorang dari hukum Allah? Rasulullah SAW berpidato dan berkata: wahai segenap manusia sesungguhnya orang-orang sebelum kalian telah hancur. Sesungguhnya mereka apabila ada di antara orang terhormat dari mereka mencuri, maka mereka membiarkan dan apabila ada orang yang lemah mencuri, maka mereka tegakkan hukuman. Demi Allah seandainya Fathimiah Binti Muhammad Saw mencuri, maka niscaya Muhammad SAW memotong tangannya”. (HR Bukhari)

Seluruh jenis ibadah dalam di dalam Islam mengandung prinsip musawah, misalnya dalam Shalat seluruh umat Islam berkewajiban memenuhi panggilan Allah SWT dengan melaksanakan Shalat, setelah itu mereka masuk di dalam masjid membentuk shaf-shaf yang lurus.

Mereka bersatu di dalamnya tidak ada perbedaan antara kaya dan miskin, antara yang lemah dan kuat  dan antara pejabat dan rakyat dan hal ini bersifat harian.

Zakat dalam Islam disyariatkan memiliki hikmah yaitu untuk mensucikan harta, selain itu zakat diwajibkan kepada orang-orang yang memiliki harta banyak sebagai upaya untuk menempuh persamaan derajat sehingga tidak terpaut jurang pemisah yang terlalu jauh antara si kaya dan si miskin.

BACA JUGA : PENGERTIAN|CIRI CIRI|NILAI NILAI TOLERANSI

Ibadah Haji juga demikian, semua orang berkumpul di Padang Arafa misalnya dengan pakaian yang sama, tidak ada perbedaan antara si kaya dan si miskin, antara pejabat dan rakyat biasa antara orang yang berkulit hitam atau berkulit putih.

Semuanya berada dalam tempat dan posisi yang sama di hadapan Allah SWT.


1 comment for "Materi Lengkap tentang Musawah"