Di zaman sekarang beberapa perangkat elektronik seperti hape memiliki
desain-desain yang modern dan memiliki spesifikasi yang unggul, spesifikasi
unggul tersebut contohnya saja bisa kita lihat pada segi perangkat pendukung
ponsel baterai tersebut.
BACA JUGA : HP 3 JUTAAN TERBAIK DENGAN SPEK TINGGI COCOK BUAT GAMING
Seperti yang bisa kita lihat bahwa hampir semua merek HP di zaman sekarang
menggunakan Non Removable Battery (Baterai tanam), karena dari kehadiran
baterai tanam ini berhubungan dengan desain-desain smarthphone modern
sekarang, yaitu body smartphone yang lebih ramping atau tipis di banding kan
dulu-dulu yang masih memakai baterai lepas-pasang.
Untuk baterai tanam sendiri memang tidak
fleksibel yang bisa di lepas dan di pasang kembali, namun tetap saja setiap
baterai memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Kelebihan pada Baterai Tanam :
lepas-pasang.
sehingga lebih mudah.
Kekurangan Baterai Tanam :
menempel.
Cara mengganti Baterai Tanam (non removable battery)
Sebelum melakukan penggantian baterai tanam kita
harus pastikan terlebih dahulu bahwa semua peralatan untuk melakukannya sudah
terlengkapi.
Cara pasang baterai tanam :
1. Supaya lebih aman, kita bisa keluarkan dulu
Tray SIM Card di HP dengan memakai SIM Ejector ke bagian
lubang Tray.
2. Kemudian kita lepas chasing hp dengan Spudger.
Note: Lakukan secara perlahan agar tidak terjadi kerusakan pada bagian
internal hp.
3. Jika ada baut, kita bisa buka dahulu beberapa baut yang ada di HP
dengan obeng yang matanya sesuai dengan bautnya.
4. Selanjutnya, Kita lepas bagian Konektor Baterai dengan
memakai Spudger.
5. Lepas juga beberapa komponen lain yang kiranya masih menempel pada
baterai.
6. Berikutnya kita bisa lepas baterainya secara perlahan. Jika bagian
pada baterai terdapat perekat, kita harus melepas perekat nya dulu pakai
Spudger.
7. Jika sudah terlepas, kita mulai pasang baterai yang baru atau yang
bekas pun tidak masalah, asalkan aman untuk di pakai.
8. Lihat-lihat dahulu bagaimana pemasangan kita, kira-kira sudah aman
dan terpasang dengan baik. Kita bisa rakit kembali semua perangkat dan
konektornya.
9. Nah, jika semua sudah terpasang dan tinggal pada bagian chasing,
kita gunakan Lem perekat untuk menutup chasingnya. (Lem pada bagian
sudut-sudut chasingnya saja, tidak di sarankan di bagian tengah.)
10. Kemudian tutup dengan chasing pelan-pelan. Lem yang keluar dari
sela-sela chasing di bersihkan dan tunggu hingga lem mengering dulu sebelum
hp akan di gunakan kembali.
Note: Untuk HP atau Smartphone canggih yang ada
fitur fingerprint nya, pada bagian dalamnya biasa terdapat kabel
tambahan untuk di lepas, karena itu pula untuk mencegah kerusakan pastikan
untuk berhati-hati ketika membuka chasing hp.



